Namun pengurangan ekspor yang dilakukan oleh ketiga negara tersebut tidak memiliki dampak para petani karet yang ada di Indonesia, karena pabrik akan tetap membeli karet kepada para petani karet. Akan tetapi akan berdampak pada perusahaan yang akan dipaksa untuk bersaing dengan turunnya harga minyak mentah yang ada di dunia, karena minyak mentah merupakan bahan baku untuk karet sintetis.

Harga Karet Naik

Harga komoditas karet alam di pasar global mulai mengalami peningkatan. Meningkatnya harga karet alam tersebut disebabkan oleh kesepakatan dari tiga negara produsen karet alam, Malaysia, Indonesia, dan juga Thailand. Harga karet alam akan terus mengalami kenaikan ke depannya sebab barang di pasar internasional sudah mulai berkurang. Hal ini dikarenakan negara Malaysia, Indonesia, dan juga Thailand sepakat dan berusaha untuk sebisa mungkin membatasi pasokan karet alam ke pasar internasional dan juga karena perekonomian sudah mulai membaik, walaupun hal ini masih rentan. Namun usaha ini membuahkan hasil yang baik bagi ke tiga negara (Malaysia, Indonesia, dan Thailand) yang terkenal sebagai penghasil karet terbesar di dunia dan juga produsen karet terbanyak yang ada di Asia Tenggara.

Pada saat ini, ekspor karet alam terbesar masih ke negara Amerika, dan sangat diharapkan dengan adanya perbaikan perekonomian global keadaan akan semakin membaik.

Bagi masyarakat penghasil karet alam seperti masyarakat pulau Kalimantan dan Sumatera yang menggantungkan hidup mereka pada salah satu hasil alam ini, maka pemerintah diharapkan dapat menaikkan kembali harga karet alam yang ada di pasar dalam negeri.

Hal ini disebabkan karena pasar internasional harganya sangat bergantung pada permintaan dan juga sangat terbatas, namun pasar dalam negeri semua akan di bawah kontrol dari pemerintah. Pemerintah juga mengusulkan dengan diadakannya program pembangunan infrastruktur yang sudah banyak dimana –mana, maka karet alam akan bisa digunakan sebagai campuran aspal, bantalan rek kereta api, dan juga di pelabuhan dapat digunakan sebagai sandaran kapal. Dengan demikian masyarakat juga bisa mengambil keuntungan dari situ.

Naik turunnya harga karet tidak hanya berdampak pada perusahaan, namun para petani karet juga mendapat kerugian. Naik turunnya juga diakibatkan oleh pembatasan ekspor karet alam ke pasar internasional, akan tetapi juga karena perekonomian dunia yang tidak stabil. Sehingga mengakibatkan tidak stabilnya perdagangan dunia.

Tabel Harga Karet

TanggalHarga (Yen/Kg)Perubahan
25/10/2016181,50+1,62%
24/10/2016178.60+2,70%
21/10/2016173,90-1,25%
20/10/2016176,10-0,34%
19/10/2016176,70-3,44%

Sumber: Bloomberg

Disclaimer: Harga berubah setiap saat.

Gambar Karet

indoprice-harga-karet-terbaru2 indoprice-harga-karet-terbaru3 indoprice-harga-karet-terbaru4 

Harga Karet Hari Ini Terbaru
Tagged on:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


About Us | Contact Us | Privacy
DMCA.com Protection Status